BRMP Kalsel Dukung Pengembangan Kelapa di Lahan Bekas Tambang
Tanah Bumbu (brmp-kalsel)---Kementerian Pertanian terus mendorong pemanfaatan lahan potensial untuk meningkatkan produksi komoditas perkebunan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan kawasan kelapa di lahan sekitar area tambang dan bekas tambang batubara di Desa Jombang, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Program ini diawali dengan sosialisasi bantuan pemerintah yang didampingi oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan sebagai bagian dari proses verifikasi calon penerima bantuan pemerintah.
Kegiatan sosialisasi diselenggarakan oleh Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Pontianak, Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perkebunan, dan dihadiri oleh Camat Satui, BRMP Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Perkebunan Kabupaten Tanah Bumbu, penyuluh pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), tokoh masyarakat, serta petani dan kelompok tani calon penerima bantuan pemerintah.
Pengembangan kelapa di kawasan sekitar tambang dan lahan bekas tambang menjadi inovasi dalam optimalisasi pemanfaatan lahan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Komoditas kelapa memiliki nilai ekonomi tinggi, mampu meningkatkan pendapatan petani, menyediakan bahan baku industri, serta mendukung ketahanan pangan. Secara global, Indonesia juga merupakan salah satu produsen kelapa terbesar di dunia sehingga pengembangan komoditas ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan.
Dalam kesempatan tersebut, BRMP Kalimantan Selatan diwakili oleh Lelya Pramudyani menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program melalui pendampingan dan verifikasi agar penyaluran bantuan pemerintah berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Sementara itu, materi teknis mengenai mekanisme bantuan pemerintah disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Pontianak, Defi Syahputra, S.P dan disambut antusias oleh petani.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap pengembangan kawasan kelapa di lahan sekitar tambang dan bekas tambang batubara dapat menjadi model pemanfaatan lahan yang produktif dan berkelanjutan. Setelah sosialisasi, tahapan berikutnya adalah penyaluran bantuan pemerintah kepada petani dan kelompok tani penerima manfaat sebagai langkah nyata mendukung peningkatan produksi kelapa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi wilayah di Kalimantan Selatan.